Soekarno Berusaha Menciptakan Kubu Bangsa-Bangsa Tertindas yang Progresif Revolusioner Menentang Imperialism dan Neo-Kolonialisme dengan Sebutan….

Presiden Soekarno, sebagai salah satu pemimpin paling penting dalam sejarah Indonesia, berjuang untuk menciptakan kubu bangsa-bangsa tertindas yang progresif revolusioner untuk melawan imperialisme dan neokolonialisme. Upaya beliau ini dilakukan dengan membangun suatu paguyuban negara-negara berkembang, yang Soekarno sebut sebagai kubu “GANEFO” (Games of the New Emerging Forces).

Pengenalan GANEFO

GANEFO, atau Games of the New Emerging Forces, adalah organisasi yang dibentuk oleh Soekarno pada tahun 1963. Bersifat multinasional, organisasi ini adalah aksi kolektif dari negara-negara tertindas yang berusaha memerangi imperialisme dan neokolonialisme. GANEFO dibentuk sebagai salah satu upaya untuk melawan dominasi Barat, khususnya Amerika Serikat dan sekutunya, dalam bidang politik globla.

Baca Juga :  Salah Satu Sarana yang Dapat Mempersatukan Suku-Suku Bangsa Indonesia yang Paling Dominan Adalah

Tujuan GANEFO

Tujuan dari pembentukan GANEFO adalah untuk memberikan platform bagi negara-negara berkembang untuk berbicara dan memperjuangkan hak mereka dalam ranah internasional. Soekarno memandu GANEFO sebagai tonggak untuk berjuang melawan wajah baru dari penjajahan, yaitu imperialisme dan neokolonialisme.

Negara-negara yang tergabung dalam GANEFO umumnya adalah negara-negara yang merdeka pasca-Perang Dunia II yang masih berjuang dengan pengaruh ekonomi dan politik dari negara-negara maju. Soekarno ingin negara-negara anggota GANEFO dapat memanfaatkan platform ini untuk menjadi negara yang berdaulat penuh dengan berpijak pada kepentingan nasional dan solidaritas internasional mereka.

Baca Juga :  Posisi Dada Dibusungkan ke Depan, Ayunan Lengan Seirama Langkah Kaki dan Sebatas Hidung, Langkah Kaki Lebar dan Cepat, Pandangan ke Depan, dan Kecepatan Lari Maksimal. Gerakan Ini Merupakan Teknik

Supremasi GANEFO dalam Menentang Imperialisme dan Neokolonialisme

Soekarno mengarahkan GANEFO menjadi kubu yang anti-imperialisme dan antineokolonialisme. Kebencian terhadap dua bentuk pengekangan tersebut penting bagi Soekarno karena berdampak langsung pada kemerdekaan dan kedaulatan bangsa-bangsa baru.

Organisasi ini menjadi medium bagi negara-negara anggotanya untuk mengekspresikan penindasan yang mereka alami dari negara-negara Barat dan menggalakkan pemberontakan melawan imperialisme dan neokolonialisme. Soekarno yakin bahwa melalui demokrasi dan pendekatan diplomasi yang kuat, imperialisme dan neokolonialisme dapat diatasi.

Baca Juga :  Apa Kelebihan Dan Kekurangan Dari Pembangkit Listrik Tenaga Matahari

Kesimpulan

Soekarno, sebagai pemimpin visioner, mengambil inisiatif langka untuk memobilisasi negara-negara berkembang melawan imperialisme dan neokolonialisme melalui GANEFO. Upaya ini, meskipun pada akhirnya gagal, tetap menunjukkan komitmen dan determinasi Soekarno dalam berjuang untuk hak-hak bangsa-bangsa tertindas dan melawan penjajahan dalam bentuk apa pun. Itulah sejarah tentang bagaimana Soekarno berusaha menciptakan kubu bangsa-bangsa tertindas – GANEFO.

Leave a Comment