Semakin Sempitnya Lahan untuk Bercocok Tanam, Pasokan Air Terbatas, dan Biaya Relatif Kecil Maka Teknologi yang Sesuai untuk Mengembangbiakkan Tumbuhan Adalah?

Seiring berkembangnya waktu dan populasi manusia, kebutuhan akan ruang dan sumber daya alam juga ikut bertambah. Kondisi ini tentu menimbulkan berbagai problematika, di antaranya adalah semakin terbatasnya lahan untuk bercocok tanam, pasokan air yang tak mencukupi, serta tingginya biaya produksi. Dalam melawan tantangan tersebut, teknologi menjadi kunci untuk mencari solusi alternatif. Salah satu teknologi yang diperhitungkan dalam pertanian masa kini adalah hidroponik.

Teknologi Hidroponik

Hidroponik adalah metode bercocok tanam yang menggunakan air dan nutrisi yang telah ditentukan komposisinya secara cermat, tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam. Metode ini sangat cocok digunakan untuk menyelesaikan permasalahan sempitnya lahan yang biasa ditemui di kota besar, karena sistem hidroponik memungkinkan kita untuk melakukan pertanian secara vertikal (menumpuk) sehingga dapat memaksimalkan ruang yang ada.

Baca Juga :  Contoh perilaku yang dapat dilakukan oleh peserta didik sesuai dengan sila tersebut adalah?

Menurut beberapa penelitian, tumbuhan yang ditanam dengan cara hidroponik dapat tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan metode konvensional. Hal ini dikarenakan pada metode hidroponik, nutrisi yang dibutuhkan tanaman dapat langsung diserap tanpa harus beralih oleh mikroorganisme dalam tanah.

Baca Juga :  Cara yang dapat kita lakukan sebagai bagian dari bangsa Indonesia untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur adalah?

Keuntungan Teknologi Hidroponik

Pertama, mengenai penggunaan air. Di era globalisasi ini, ketersediaan air bersih menjadi masalah serius. Teknologi hidroponik dapat menghemat penggunaan air hingga 90% dibandingkan metode konvensional. Ini karena pada sistem hidroponik, air dan nutrisi yang tak terserap oleh tanaman dapat diterima kembali dan digunakan kembali.

Kedua, biaya operasional yang relatif lebih kecil berbanding metode konvensional. Meski investasi awal untuk membuat sistem hidroponik mungkin agak mahal, namun jika dilihat dalam jangka panjang, biaya pengelolaannya justru lebih murah. Ini dikarenakan metode hidroponik tidak memerlukan pestisida dan sebagainya, sehingga biaya perawatan lebih kecil.

Baca Juga :  Bola basket terbuat dari?

Jadi, jika Anda memiliki lahan yang terbatas, mengalami krisis air, dan ingin menekan biaya produksi, teknologi hidroponik bisa menjadi jawaban yang tepat. Teknologi ini tidak hanya membantu mengatasi tantangan pertanian urban, tetapi juga membantu Anda untuk berkontribusi dalam menjaga ketersediaan air dan lingkungan yang berkelanjutan.

Leave a Comment