Pergerakan Nasional Indonesia Dipelopori Oleh Golongan Apa?

Pergerakan nasional Indonesia tidak merupakan hasil dari usaha satuan individu, namun merupakan pergerakan kolektif yang teraniaya oleh penindasan penjajah dan berjuang bersama untuk tujuan yang sama, yaitu kemerdekaan. Selama era kolonial, pergerakan nasional Indonesia dipelopori oleh beberapa kelompok atau golongan penting.

Boedi Oetomo

Pada awal abad ke-20, golongan intelektual muda yang mendapat pendidikan Belanda memulai era pergerakan baru. Boedi Oetomo, didirikan oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo pada tahun 1908, adalah salah satu organisasi awal dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia. Meskipun pada awalnya organisasi ini hanya berfokus pada pendidikan dan peningkatan kesejahteraan sosial orang Jawa, tetapi seiring waktu, Beudi Oetomo mulai merangkul aspirasi lebih luas untuk bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Berikut yang bukan aliran maen pukulan Betawi adalah

Indische Partij

Indische Partij merupakan partai politik pertama di Indonesia yang didirikan oleh Dr. Tjipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara, dan Ernest Douwes Dekker atau yang lebih dikenal dengan nama Dr. Setiabudhi. Sejak awal, partai ini berjuang untuk kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda.

Sarekat Islam (SI)

Sarekat Islam, yang dipelopori oleh H. O.S. Tjokroaminoto dan beberapa tokoh lainnya dalam tahun 1912, adalah organisasi massal pertama yang berusaha mempersatukan rakyat Indonesia melawan penjajah. Organisasi ini pada awalnya bernama Sarekat Dagang Islam, yang berarti persekutuan para pedagang muslim. Namun, seiring berjalannya waktu, organisasi ini membesar dan menjadi satu wadah perjuangan melawan penjajahan Belanda.

Baca Juga :  Hewan ini berkaki empat. Bergerak dengan cara melompat. Dia suka makan wortel. Telinganya juga panjang.Tahukah kamu, siapa dia?

Perhimpunan Indonesia

Perhimpunan Indonesia adalah organisasi pelajar Indonesia di Belanda yang didirikan pada tahun 1924. Organisasi ini dikenal karena perjuangannya yang keras terhadap penjajahan dan ideologi mereka yang radikal. Organisasi ini dipimpin oleh Mohammed Hatta, Sutan Sjahrir dan Soekarno, yang kemudian menjadi tokoh-tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga :  Dari pernyataan diatas, dampak positif pelaksanaan sistem tanam paksa bagi bangsa Indonesia adalah?

Dalam sejarahnya, pergerakan nasional Indonesia dipelopori oleh berbagai golongan, mulai dari intelektual, trader, pejuang, hingga pelajar. Meski berbeda latar belakang, mereka bertujuan sama: mencapai kemerdekaan Indonesia. Dengan semangat yang sama, mereka berjuang dan menentang penjajahan sampai akhirnya Indonesia memperoleh kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.

Leave a Comment