Pada Tanggal 18 September 1811 Gubernur Jendral Lord Minto dari Inggris Secara Resmi Mengangkat …. Sebagai Penguasa Yang Berkedudukan di Batavia

Pada 18 September 1811, menjadi titik penting dalam sejarah kolonialisasi Indonesia oleh Inggris. Gubernur jendral Inggris, Lord Minto secara resmi mengangkat seorang figur menjadi penguasa di Batavia. Meskipun durasi penguasaan Inggris relatif singkat di Indonesia, periode ini memiliki dampak yang signifikan, terutama dalam sistem administrasi dan politik.

Lord Minto dan Kolonisasi Inggris di Indonesia

Lord Minto, yang bernama asli Gilbert Elliot-Murray-Kynynmound, adalah Gubernur Jendral India untuk Perusahaan Timur India Britania pada awal abad ke-19. Dia adalah figur penting yang mengawasi transisi pemerintahan dari Belanda ke Inggris di Indonesia dalam waktu yang sangat turbulent.

Baca Juga :  Naskah Reportase tentang Gerak Revolusi Bumi dan Dampaknya

Pada awal abad ke-19, Eropa sedang dilanda Perang Napoleon. Belanda, yang berada di bawah kendali Prancis, diperintahkan oleh Napoleon Bonaparte untuk menghancurkan semua hubungan dagang dengan Inggris. Keadaan ini memberikan peluang bagi Inggris untuk mengambil alih kekuasaan di Indonesia.

Dengan bantuan armada besar yang dipimpin oleh Lord Minto, Inggris berhasil mendapatkan kontrol atas wilayah ini pada tahun 1811. Keberhasilan ini tidak hanya membuka pintu untuk pengaruh Inggris di Indonesia, tetapi juga menandai dimulainya periode transformasi dalam sistem pemerintahan kolonial.

Siapa yang Dijadikan Penguasa oleh Inggris di Batavia?

Sangat disayangkan, bahwa dalam pertanyaan asli identitas orang yang diangkat oleh Lord Minto sebagai penguasa Batavia belum disebutkan. Namun, dari catatan sejarah kita tahu bahwa penguasa pertama di bawah pemerintahan Inggris adalah Thomas Stamford Raffles.

Baca Juga :  Bounce pass adalah teknik operan dengan cara

Raffles diangkat sebagai Letnan Gubernur Jenderal di Hindia Timur oleh Lord Minto. Dia adalah seorang administrator Inggris berbakat yang menerapkan reformasi administrasi dan hukum selama periode pemerintahannya.

Raffles dikenal luas karena pengetahuannya yang luas tentang budaya dan sejarah Indonesia. Penekanan Raffles pada pengetahuan dan pendidikan merupakan titik balik dalam sejarah Indonesia.

Di bawah pemerintahannya, Batavia mengalami perkembangan signifikan dalam bidang pendidikan, budaya, dan pertanian. Salah satu kontribusinya yang paling dikenal adalah pendirian museum dan perpustakaan di Batavia, beberapa di antaranya masih dapat dikunjungi hingga hari ini.

Baca Juga :  Keterbukaan Ideologi Pancasila Mengandung Nilai-Nilai Dasar, Nilai Instrumental, dan Nilai Praksis: Contoh-Contoh Nilai Instrumental

Raffles memegang kekuasaan hingga tahun 1816, ketika Belanda memulihkan kontrol mereka atas Indonesia setelah Perang Napoleon berakhir.

Kesimpulan

Mengenang tanggal 18 September 1811, ketika Lord Minto dari Inggris secara resmi mengangkat penguasa untuk Batavia, memberi kita gambaran tentang bagaimana Inggris mempengaruhi sejarah Indonesia. Selama pemerintahan mereka, Inggris memperkenalkan berbagai reformasi yang mengubah wajah kolonial Indonesia, banyak di antaranya masih terasa dampaknya sampai sekarang.

Leave a Comment